Kamis, 27 Desember 2007

Coretan Kecil Untukmu

“…………Aku ingin seorang teman yang bersedia tinggal dihati kecilku, dan memberiku ruang di dalam hatinya ( Eka Budianta )


Berawal dari rasa rindu,
Berawal dari rasa sepi,….sendiri….


Berawal dari keinginan tuk berbagi…..

Berawal dari keinginan untuk mengembangkan diri…..

Berawal dari keinginan mengaktualisasikan diri…..

Berawal dari kerinduan menyalurkan hobi…..

Berawal dari keinginan meningkatkan segi spiritual, social dan profesionalisme…...
Aku datang ke KKMK….


Ternyata banyak sekali yang kudapat disana
Tak kusadari banyak potensiku terlihat lebih jelas kini

Potensi keberanian
Potensi kepemimpinan
Potensi pertemanan baru

Potensi harapan baru
Po
tensi wawasan baru
Bahkan akhirnya setelah lewati banyak proses
Kutemukan juga keluarga baruku di sana.
Aku cinta KKMK-ku



Profiat KKMK

Happy Birthday KKMK !!!

Dari masa ke masa tetap semangat !!!

(Oleh: Elsye)

Mencari Soulmate (part 2)

Yang disukai Wanita dari Pria

By:Sriliasna

  1. Seiman, berbeda ya dengan pria yang meletakkannya pada point terakhir karena bagi cewek-cewek KKMK ini merupakan point pertama, kalau cowonya sudah ketauan beda iman pointnya sudah jatuh walau ada yang bilang bahwa perbandingan pria dan wanita 1 : 3 bahkan 1 : 5 kata yang lain lagi namun bagi cewek-cewek KKMK akan berusaha mencari yang seiman.
  2. Memiliki Iman yang beriman maksudnya tidak hanya dalam arti iman di KTP tapi benar2 iman yang sesungguhnya sehingga dapat memberikan kepercayaan dan mendukung si wanita bila ia aktif dengan segala kegiatan gereja bukan hanya kata-kata “aku percaya sama kamu” tapi secara diam-diam membuntuti. Itu sih namanya gak percayaan dan ngebohong ya kan.
  3. Wajah tidak begitu menjadi tuntutan tapi jangan jelek-jelek amat sich, standarlah karena wajah tampan tidak menjadi jaminan bahagia, malah dilihat dari pengalaman kebanyakan kalau pria tampan lebih besar kemungkinan selingkuh (kebanyakan loh gak semua, nah yang merasa punya wajah sedikit di atas rata-rata tinggal pilih mau jadi yang kebanyakan atau sebaliknya…) ini hasil pengamatan temen kita loh.
  4. Pria yang tidak hanya mencintai kita wanita tapi juga mau mencintai, menghormati dan mau menerima keluarga si wanita sebagai keluarganya juga.
  5. Pintar atau memiliki intellectual, ini berarti bukan hanya berupa ijasah S1, S2 atau S3 loh tapi pria yang bisa nyambung kalau diajak bicara gak tulalit gitu karena ada juga loh yang pinter tapi tulalit karena kekuperannya.
  6. Pria yang dewasa, yang bisa ngayomi dan ngemong karena dengan bertambahnya usia maka bertambah juga kedewasaannya, maksudnya ada tahapan ketika kita masih sekolah kita pacaran hanya sekedar have fun tapi dengan seiringnya waktu kita dituntut keseriusan dan dalam hal ini kedewasaan seseorang berperan.
  7. Bertanggung jawab dalam segala hal, dari hal yang besar sampai hal-hal yang kecil sekalipun.
  8. Pria yang baik dan setia, tapi harus dipastiin kalau dia bener- bener baik bukan hanya pura-pura baik dan setia di depan tapi nusuk-nusuk di belakang dan sabet kanan kiri.
  9. Supel gak kaku dan bisa menempatan diri dimana pun ia berada.
  10. Terakhir adalah adanya rasa aman dan nyaman ketika berada bersama dia dan dekat dia bahkan ada yang bilang mampu membawa kita ke surga, nah loh….bukan berarti yang ngajak wanita itu mati tapi bisa membawa wanita itu menjadi lebih baik ketika bersamanya.

Yang tidak disukai :

Kebalikan dari hal-hal yang disukai di atas tapi ada beberapa tambahan yaitu :

  1. Pria yang egois, yang mau menang sendiri dan ngatur ini itu mentang-mentang dia seorang pria sehingga memaksakan kehendaknya pada wanita.
  2. Anak mamih, wah cowok kayak gini mendingan langsung ditinggalin aja (ini jawaban serempak cewek-cewek KKMK loh malah ada yang nyeletuk kembaliin aja ke mamihnya, sadis gak sich….)
  3. Pria plinplan, yang sebentar bilang A...eeehhh sebentar lagi bilang B, gak punya pendirian mudah terbang dibawa angin dan menclok sana menclok sini.
  4. Pria RAMAH maksudnya bukan yang suka menegur atau tersenyum tapi yang rajin menjamah atau yang suka grapa grepe atau cunihin kalau bahasa sundanya mah…
  5. Pria agresif, semisal sehari itu bisa telepon berkali-kali, memang wanita suka diperhatikan tapi kalau berlebihan..hiiii malah takut deh dideketin…yang enak itu pelan tapi pasti.

Kalau dilihat dari poin-poin di atas memang pria yang diidamkan begitu sempurna namun kita para wanita juga menyadari bahwa tidak ada seorangpun yang sempurna di dunia ini selain Dia…kita semua tau siapa Dia….karena kesempurnaan adalah milikNYA.

“Mencari Soulmate?” (part 1)

By Fransiskus (Kus)


Minggu sore setelah misa terakhir ada sedikit percakapan singkat antar sahabat dan mereka pun bertegur sapa sambil berjabat tangan.

Kus : Hallo Sari apa kabar?

Sari : Halo Mas Kus

Kus : Kok sendiri?

Sari : Iya nih, lagi jomblo, cariin dong!

Kus : Makanya ikut kegiatan gereja, apa aja. Misal ikut bergabung dengan Mudika, KKMK, PKK KAMU, Legio Maria dan sejenisnya

Sari : Menjanjikan nggak?

Kus : Who knows? Ya paling tidak kamu nanti akan punya banyak sahabat, dan siapa tahu ada yang cocok nantinya.


Setelah kejadian itu kita mungkin akan bertanya-tanya apakah memang organisasi2 gereja misal KKMK, Mudika, Choice kah, Legio Maria, tempat yang menjanjikan untuk mencari jodoh?

Atau apakah benar, ada unsur motivasi “mencari soulmate”saat seseorang terlibat aktif di sebuah organisasi gereja? Selain unsur “ingin melayani or mengaktualisasikan diri, sekedar mencari kesibukan dan mengisi waktu luang?”


Apakah kalau Sari sudah bergabung dia akan menemukan pria yang diidamkannya?

Atau bagi teman-teman yang wanita, apakah teman-teman benar-benar tahu tentang apa sih yang diinginkan pria dari wanita? apa sih yang tidak disukai dari pria? Bagaimana menghadapi pria yang begini atau begitu? Haruskah wanita yang 'nembak' duluan? atau, apakah...... ? Apakah......? dan seterusnya dan seterusnya. Diskusi yang kemudian membuka banyak hal-hal yang menjadi misteri,

“Love is never ending to talk!”Cinta adalah topic yang tak akan pernah habis untuk dibicarakan, Topik yang tak akan pernah habis untuk digali, bahkan amat digandrungi oleh setiap insani, terlebih di kalangan muda. Dan karena itulah maka KKMK St Arnoldus, pada Selasa tanggal 27 Maret 2007, mengangkat tema “Cinta”pada acara BASAH (Bincang-bincang Antar sahabat) bertempat di aula atas St Arnoldus pukul 20.00 hingga 22.000. Acara BASAH rutin diadakan setiap bulan sekali dengan topic-topik yang menarik.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 35 anggota KKMK yang mau tahu lebih banyak dan memberi lebih banyak Bincang-bincang dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pria dengan moderatornya Fransiskus atau yang lebih akrab disebut “Kus” dan Kelompok wanita dengan Lias atau Sriliasna sebagai moderatornya,

Setelah masing2 berdiskusi cukup hangat dan akrab bahkan seru, hasilnya diperbincangkan di kelompok besar yang merupakan gabungan antara Kelompok Pria dan Wanita.

Diskusi ini cukup menarik dan menggelitik. Topik yang diangkat untuk dibedah lebih jauh adalah tentang “Apa yang disukai dan tidak disukai dari lawan jenisnya.”

Mungkin topic ini kedengarannya subyektif bahkan ada dalih untuk secara egois mengungkapkan kekesalan terhadap lawan jenis masing-masing.

Tapi sebelum kita lebih jauh menduga-duga mari kita lihat hasil sharing, bukan konsensus loh, In hanya sekedar summary dari teman-teman dalam pertemuan tersebut.

Dari pihak pria

  • Yang disukai
    • Fisik
      • Menarik, bukan berarti sempurna namun sebagian besar pria akan tertarik dengan wanita yang berpenampilan menarik. Tidak usah terlalu cantik tapi yang bersih dan rapi karena ini menandakan kepedulian seorang wanita.
      • Pria juga suka jika wanita memiliki kemampuan berdandan yang baik namun tidak berlebihan, disempurnakan dengan bau badan yang tidak menyengat, wangi yang berlebihan aja bikin pusing apalagi bau badan yang berlebihan.
      • Lebih muda beberapa tahun. Seperti sebuah perumpamaan tentang perbedaan umur ideal yang diandaikan sebuah meja: perbedaan umur 1 tahun ibaratnya meja berkaki 1, 2 tahun berkaki 2 dst dst. Tapi ini juga bukan persyaratan mutlak, karena sebagian pria juga suka wanita dewasa.
    • Jiwa: prilaku, sifat, sikap
      • Sederhana hatinya sesederhana penampilannya. Tidak muluk dalam menentukan tujuan hidupnya maupun pilihannya. Tidak idealis dan mencari sesuatu yang berlebihan.
      • Keibuan bukanlah masalah wajah ya, yang penting hatinya keibuan: sabar, tabah, setia ….. …. ….. (tambahin sendiri sisanya).
      • Niat dalam melakukan sesuatu. Melakukan sesuatu bukan karena takut kepada pria namun karena ada tujuan yang mau dicapai. Kalau takut pria mengancam maka ancam balik: “nanti malam puasa loh”, langsung luluh deh pria. Waduh sangat dewasa nih pembicaraannya tapi ga pa-pa belajar berumahtangga namanya.
      • Nggak cerewet dan terlalu suka mengatur. Suka bicara dan suka mengatur yang dalam batas kewajaran dapat dimaklumi namun jangan berlebihan.
      • Nyambung kalo diajak berbicara soal apa saja, tp tidak mencela!
      • Tidak materialistis
      • Suka berterus terang dalam hal kecil maupun besar. Hal kecil contohnya: kalau mau minta temenin belanja jangan bilang minta temenin nengokin nenek. Di tengah jalan ketika melihat toko baju langsung bilang: “wah bagus ya” lalu mampir deh sejam di situ, udah gitu pas di sebelahnya toko perhiasan, jadi deh.
        Hal besar maksudnya kalau ada masalah yang berdampak pada relasi dibicarakan dengan terus terang.
      • Tidak keras tapi juga tidak terlalu manja. Wah susah ya tuntutan para pria.
      • Perhatian mengandaikan sebuah pengertian dan tindakan.
      • Mandiri dalam arti bisa dan mau mengatasi masalah yang perlu dihadapi di rumah walaupun tidak ada suami di rumah (ini kalau sudah berkeluarga) misalnya kalau rumput di halaman sudah tinggi potongin sendiri, tembok sudah kotor tolong dicat, ada kursi yang reot segera perbaiki (ini istri apa tukang ya?)
      • Dewasa secara detil akan membutuhkan 2 lembar kertas, waktu 2 hari, pemikiran 2 orang dari 2 jenis yang berbeda, jadi cari ber-2-2 aja ya penjelasannya.
      • Mau berbagi hal-hal yang membahagiakan maupun yang menyedihkan. Kebiasaan kita secara kelompok sepertinya patut dikagumi yaitu berbagi hal-hal yang membahagiakan ataupun sebaliknya lewat sarana apapun: email, ketemu langsung, sms dll dll dan kapanpun ada waktu: saat liburan, saat santai di rumah dan yang terpenting saat kerja gitu loh, biar nggak bosen ama kerjaan (halaaah alasan).
      • Sejarah keluarga yang terlalu buruk agak sulit diterima tapi bukan berarti tidak ada peluang loh. Toh tidak semua berpendapat seperti ini.
      • Menerima apa adanya. “Apa maksudnya? Cowok minta yang baik-baik dari wanita tapi lalu minta untuk diterima apa adanya? Dasar egois!” jerit para wanita. Jangan marah dulu nggak muluk-muluk kok selain masalah keuangan seperti disebut di atas, keadaan keluarga diharap bisa dimengerti.
      • Terakhir adalah yang seiman. Wah bahaya nih. Emang dasar pria kalau sudah ketemu yang sejenisnya yang dibahas wanita deh dari kepala ke kaki kalo iman dibicarakan kalo masih ada waktu. Dasar pria.

  • Yang tidak disukai

Hampir pasti kebalikannya dari hal-hal di atas.

Pertanyaan pertama untuk cowok: Sesusah itukah memenuhi kriteria kalian?

Sebenarnya itu semua tidak mutlak. Seperti apa yang dikatakan Catur bahwa yang penting untuk menjalin hubungan lebih lanjut adalah bahwa pertama-tama kita harus berbahagia dulu maka selanjutnya apapun akan mungkin: gunung akan terdaki, lautan akan terseberangi (kelanjutannya tanya Betharia Sonata).

Ini untuk menegaskan pendapat teman lain yang menyatakan bahwa semua kriteria itu tidak ada artinya apabila cinta sudah berbicara. Seperti pepatah: kalau sudah cinta, tai kucing pun terasa seperti coklat. (Makan aja sendiri gw mah ogah.) Maksudnya adalah hati yang terbuai akan membuat kita melupakan segalanya.

Kalo ngomongin cinta maka kita nggak bisa donk melupakan Rajanya Cinta. Semuanya berasal dari Dia. Jadi kalau ingin seseorang menjadi pasangan hidupmu hai wanita BENAHILAH DIRI namun yang terpenting BERDOALAH dia bisa berdampingan denganmu (ceramah dikit).


Oleh-Oleh dari LIDO

“Gw bosan banget nih, bete!” celetuk Cika, dan Ira temannya menanggapi “Kenapa lo BT?” “Gw bosan ama kerjaan gw, lagi ga semangat nih?Malas aja rasanya, mana banyak masalah lagi, rasanya kepala gw penat bgt” jawab Cika.

Lalu Ira tersenyum dan mengangguk, lalu membuka tasnya dan memberikan selembar kertas kuning pada Cika, sambil berkata,” Gimana kalo kita ikutan Weekend Camp KKMK ini?” Kayaknya asyik deh, murah lagi cuma 65 ribu!Ayo Cika, ntar gw daftarin deh!” Sejenak Cika tampak diam termangu, lalu sebentar kemudian mata Cika berbinar-binar dan mengangguk setuju, “ Oke deh Ra, gw kangen juga ama hijaunya pegunungan, he…he…”

Ya, akhirnya dua orang karyawan yang merasa begitu lelah dengan semua rutinitasnya ikut serta dalam Weekend Camp KKMK di Lido Sukabumi, tgl 26-27 Agustus yang lalu bersama dengan peserta lainnya yang berjumlah sekitar 40 orang lebih didampingi dengan Romo Agus, selaku moderator kepemudaan, Pak Wakijo Ketua Bidang Persekutuan, Pak Joko selaku ketua sie kepemudaan beserta Ibu.

Sekitar 40 pita suara peserta bergetar ditambah riuhnya 2 gitar beradu nada, saling bersahut-sahutan memenuhi ruang “Toronton AL” yang telah meluncur dari halaman gereja St.Arnoldus pada pukul 14.00 menuju lokasi.

Romo, Wakil DP, panitia, anggota KKMK, atau hanya peserta semua menyatukan diri dengan sukacita dalam perjalanan menuju Lido, Sukabumi. Tawa dan canda sepanjang perjalanan menjadi atmosfir yang dapat menyatukan kami. Tak ada lagi perbedaan. Semua itu tercapai karena kondisi tempat duduk toronton yang kami pergunakan yang tentunya telah diperhitungkan dengan factor biaya.

Kami tiba di Lido, sekitar pukul 17.30. Di sana panitia menyiapkan 4 buah tenda. 2 tenda untuk peserta pria, dan 2 tenda untuk peserta wanita. Matahari senja yang akan mengucapkan selamat tinggal pada hijaunya dedaunan dan sejuknya udara pegunungan menyambut kedatangan kami yang memang sangat merindukannya.

Setelah membersihkan diri, dan mencari tenda masing-masing, kami menuju ke aula atas untuk berkumpul dan langsung ke acara pembukaan.

Peserta duduk menurut kelompok yang telah dibagi panitia sebelum keberangkatan, yaitu kelompok Ayam, Anjing, Bebek dan Monyet.

Pembukaan diisi dengan doa pembukaan, beberapa sambutan singkat dari Pak Jo, Pak Joko, Romo Agus dan Alex selaku ketua panitia, dilanjutkan dengan lagu-lagu segar dan ice breaking yang jenaka. Juga dengan yiel-yiel tiap kelompok yang cukup mengocok perut kami saking lucunya.

Setelah itu, pukul 18.00 kami diajak panitia untuk masuk Session 1 tentang “WHO AM I?”dibawakan oleh Mas Soni melalui beberapa kuesioner yang bertujuan agar kami lebih mengenal diri kami masing-masing, baik dari segi dorongan prestasi, kebutuhan afeksi (persahabatan, social dll), juga dari segi dorongan untuk menjadi seorang pemimpin. Diharapkan setelah kita mengenal lebih jauh tentang diri kita sendiri, kita akan mampu lebih percaya diri, mampu pula untuk memperbaiki dan mengembangkannya dengan lebih baik lagi.

Setelah makan malam, acara berlanjut dengan beberapa games seru. “Trust Building’ yang cukup unik dan seru dibawakan oleh Mbak Irmina, yang bertujuan agar kita mampu membangun kepercayaan terhadap diri sendiri dan orang lain.

Games selanjutnya adalah “Manusia Mesin” dibawakan Romo Agus dan Aris. Games ini dibantu dengan kartu dan puzzle, yang memberi kesan bahwa komunikasi, interaksi, kerjasama dan kreatifitas yang baik dapat membantu kita untuk pencapaian hasil yang terbaik dalam kerjasama team. Menahan dan mengendalikan ego pribadi demi tercapainya tujuan team.

Saat malam makin menjadi, sekitar pukul 22.00, kami berkumpul di tengah-tengah tenda kami membuat acara “Api Unggun” Acara ini diisi dengan talent show dari masing-masing kelompok. Kelompok monyet menunjukkan kebolehannya berakting drama komedi seperti Lenong dengan judul Malin Kundang yang dikutuk jadi monyet, Kelompok Ayam, membawakan peragaan “Ayam Show” dari beberapa jenis ayam di dunia baik dari dunia fiksi dan nin fiksi, Kelompok Bebek menunjukkan kebolehannya dalam menyanyi lagu-lagu pujian, dan kelompok Anjing menunjukkan atraksi hebatnya dalam ilmu tenaga dalam, juga beberapa atraksi lain yang cukup lucu dan menggelikan seperti “Berjalan di atas tali”, puisi dan lain-lain. Dan saat dingin makin memuncak kami coba menghangatkan diri dengan bersantap jagung baker dan wedang jahe. Selepas itu kami mulai melepas lelah dengan lebih mengakrabkan diri dengan alam, tidur di rimbunnya rumput hanya beralaskan tikar, tenggelam dalam selimut kami di kedinginan malam di dalam tenda kami masing-masing.

Pagi hari, saat sang fajar baru saja mengintip kami, kami pun mulai untuk membuka mata dan mengucap syukur betapa baikNya Dia pada kami, lalu kami kembali berkumpul di halaman untuk berolahraga, berlari diantara rimbunnya pepohonan Lido, menghirup dalam-dalam udara pegunungan yang begitu sulit kami temui di rutinitas kami sehari-hari, lalu bersenam pagi bersama. Kami penuh sukacita.

Seusai mandi, santap pagi bersama. Kemudian kami berkumpul kembali dalam kelompok kami masing-masing, Ayam, Bebek, Anjing dan Monyet untuk masuk ke acara puncak weekend kali ini yaitu kami harus bergerilya ke 4 pos yang tersedia, dan harus bergiliran agar masing-masing tidak mencontek trik-trik tiap kelompok untuk menyelesaikan tiap tantangan games yang ada di tiap pos. Pos 1 diisi dengan games Kereta Balon-Manusia-Air, Pos 2 yaitu Deret Matematika dan Kanibal Misionaris, Pos 3 tentang Kolam Beracun, dan pos terakhir tentang Spider Web

Pos-pos tersebut tersebar di kawasan outbond Lido dengan jarak yang cukup berjauhan, cukup menantang dan menarik. Pokoknya seru deh! Kelompok yang paling cepat menyelesaikan tantangan di tiap pos dengan baik menjadi pemenangnya.

Semua games ditiap pos memberi makna tentang pentingnya kerjasama kelompok, ketaatan pada leader, kreatifitas, ketelitian, keuletan dan rasa pasrah atau percaya pada orang lain terlebih pada team.Usai acara gerilya dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi ditambah kesan-kesan dari perwakilan peserta. “Semuanya menyenangkan!”begitu kira-kira komentar Clara seorang peserta yang baru pertama kali mengikuti kegiatan KKMK.

Selepas makan siang, kami harus berkemas dan kembali ke Bekasi. Meninggalkan Lido dengan semua kenangan terindahnya, namun siap untuk memompa semangat kami bilamana kami perlukan terutama saat menghadapi kejenuhan dalam berkarya, menggereja dan dalam kehidupan bermasyarakat karena semua kenangan yang terindah dan semua pengalaman dan nilai-nilai baru yang kami dapat di sini telah kami bawa pulang, tersimpan rapi di memori kami. Proviciat untuk panitia Weekend Camp Lido. Bravo KKMK!

Cerita dari Villa Bella


Ada yang berbeda pada tanggal 25-26 Maret 2006 yang lalu sekitar kurang lebih 60 orang Kaum Muda St. Arnoldus didampingi para pendampingnya yaitu Romo Agus dan Pak Wakijo dari Dewan Paroki, mengikuti Refleksi Diri (Rekoleksi) yang diadakan oleh KKMK (Kelompok Karyawan Muda Katolik) dengan mengetengahkan tema “KORUPSIKAH AKU?”

Peserta berangkat dari Bekasi Pukul 13.30 dengan menggunakan Bis TNI AL. Selama perjalanan cukup mengasyikan karena Bus selalu full music oleh suara-suara kami kaum muda yang hoby menyanyi, dan alunan gitar pun setia menemani.

Hati kami dipenuhi dengan penuh sukacita.

Tiba di Wisma Bella sekitar Pukul 16.30, kami langsung menuju kamar kami masing-masing yang telah diatur oleh panitia, bersih-bersih diri, lalu sedikit bersantai, bercanda dan bercengkerama melepas penat dan lelah di samping beranda Wisma Bella sambil menikmati segelas kopi panas, atau secangkir teh hangat dan sedikit penganan yang disediakan oleh pengelola Wisma.

Pukul 17.30 Session I dimulai, sebelumnya acara Rekoleksi tsb dibuka oleh Pak Wakijo selaku Ketua Bidang Persekutuan, dan sambutan dari Mbak Nuli selaku Ketua Panitia Rekoleksi.

Session I dibawakan oleh Mas Yohanes (Mas Yoh), didampingi oleh Ibu Maria Yoseph.

Kami mencoba mengupas tentang Apa itu KORUPSI?,

Sebelumnya diawali dengan games-games, ice breaking untuk acara perkenalan, agar lebih menghangatkan suasana, karena banyak diantara kami yang memang belum saling kenal.

Kami dibagi menjadi 8 kelompok dengan masing-masing beranggotakan 8-9 orang

Masing-masing kelompok berhak untuk menentukan nama kelompoknya masing-masing,

Antara lain kelompok D’Amour, TTM, Wow Kerenz., Kiss Mmmuah, Ceria, Tulus, Dua Sejoli dan Cabi-Cabi. Tiap kelompok juga harus tampil ke depan, mengenalkan yiel-yiel mereka, (lucu dan kocak-kocak lho).Kami sampai lelah untuk tertawa lepas. He..he....

Setelah makan malam, kami mulai masuk ke acara puncak yaitu Acara Silensium.

Kami dipandu oleh Mas Yoh, untuk duduk diam merefleksikan siapa diri kita selama ini,

Kami diajak merenung, masuk ke dalam hati kami masing-masing, lalu menuangkannya dalam bentuk tulisan, apa saja kebaikan-kebaikan yang pernah kita lakukan, apa saja kelebihan-kelebihan kita, apa pula keburukan-keburukan dan kelemahan-kelemahan kita.

Malam semakin larut, keheningan tercipta, Mas Yoh, makin membimbing kita untuk lebih masuk ke dalam hati kita masing-masing, dengan memejamkan mata, menciptakan suasana doa seperti doa Taize atau doa meditatif. Alunan lagu-lagu taize makin mendukung kita untuk lebih masuk ke dalam hati kami masing-masing, Masuk ke dalam alam penyadaran yang biasanya nyaris tak tersentuh oleh kita, karena kesibukan dan rutinitas harian kita.

Renungan-renungan, kata demi kata Mas Yoh, sungguh membimbing hati kita, untuk lebih menyadari SIAPA KITA, BAGAIMANA KITA, PANTASKAH KITA DISEBUT ANAK TUHAN, KELAKUAN-KELAKUAN KITA DE EL EL

Dan Hati kita pun tersentuh. Penyadaran pun tumbuh, rasa sesal pun tertuang dalam derai air mata kami, tidak hanya kami perempuan tapi juga laki-laki.

Dan yang lebih mengharukan, pengalaman yang tidak pernah kami alami sebelumnya adalah pada acara Pembasuhan Kaki.

Ya, Pembasuhan Kaki. Mas Yoh, membasuh kaki kami kaum laki-laki, memeluk kami, mendengar keluh kesah yang menjadi beban berat kami, membisikkan ke telinga kami kata-kata hiburan yang menyejukkan hati, mencuci kaki kami, dan MENCIUM KAKI KAMI. Ibu Maria Yoseph melakukan hal yang sama kepada kami kaum perempuan.

Malam itu, serasa beban berat kami, tertuang habis di sana, kami merasa ringan,

Romo Agus juga membuka ruang pengakuan dosa, untuk menyempurnakan acara silensium malam itu, kami satu persatu masuk ke ruang pengakuan meskipun kami harus sabar mengantri hingga pukul satu malam dini hari.

Kami merasa lega, merasa lahir baru, dan tidur dengan sangat tenang.

Pagi hari, Pukul 04.30 kami harus sudah bangun untuk doa pagi dilanjutkan dengan pergi ke Taman Cibodas, melakukan meditasi di alam terbuka, meditasi penyadaran diri, sambil menyaksikan celah gunung yang menjulang di hadapan kami, merasakan udara pagi yang menerpa kulit kami, pakaian, perhiasan, dan semua atribut yang melekat di tubuh kami, suara-suara unggas disekitar kami, suara-suara alam, aliran udara yang keluar dari lubang hidung kami, merasakan kehadiran Yesus sungguh di dalam diri kami, mengambil kekuatan dari alam untuk semangat hidup kami.

Setelah Meditasi pagi, kami melanjutkannya dengan olahraga senam pagi spontan,

Lalu kami bermain PERANG BINTANG, cukup heboh, seru dan kompak.

Kami berfoto bersama di sana, dan pemandangan gunung menjadi background kami.

Setelah puas, kami kembali ke Wisma, untuk mandi dan sarapan pagi.

Pukul 08.00 kami mulai session berikutnya. Di session ini, kami makin menyatu dengan kelompok kami, mencoba mengangkat realitas korupsi sehari-hari baik itu Korupsi Waktu saat Kerja, korupsi uang, Korupsi kasih sayang (selingkuh), Korupsi banyak hal.

Kami mencoba menghidupkannya dalam drama singkat, masing-masing kelompok kami.

Dan kalo boleh jujur, banyak juga lho diantara kami yang pandai berakting he.he….

Di akhir session, kami juga harus merumuskan Kiat-Kiat apa untuk menghindari Korupsi, Komitmen apa saja yang akan kami lakukan sepulang rekoleksi.

Kami tuangkan dan sharingkan bersama-sama.

Tengah hari, usai makan siang, kami mulai mempersiapkan diri untuk Misa dipimpin Romo Agus, dilanjutkan dengan Kesan-Pesan, mulai dari Mas Yoh, selaku pembicara, Ibu Maria, Romo Agus, wakil dari teman-teman kita, terutama dari yang baru-baru bergabung, dan terakhir ditutup oleh Pak Wakijo..

Mereka merasa seperti berkumpul dan bersama dengan teman-teman yang sudah sangat kenal lama, Mudah-mudahan KKMK dapat selalu menjadi ‘rumah” bagi siapa saja yang membutuhkan hangat persaudaraan dan indahnya kebersamaan. Kesimpulan dari semua kesan-kesan yang ada adalah bahwa Rekoleksi KKMK kali ini adalah LUAR BIASA, baik dari pembicara, Mas Yoh, Ibu Maria, Pak Jo, Romo Agus, panitia, juga seluruh peserta

Banyak hal yang kami dapat di sana.Dan rasanya kami tak ingin kembali, tak ingin kebersamaan yang telah mesra terjalin harus berakhir begitu saja. “Biarlah semua yang buruk, semua kenangan yang menyakitkan hati, kenangan yang mengecewakan, hancur lebur bersama dengan abu yang kami bakar di akhir acara”

Biarlah semua yang buruk tertinggal di sana, dan biarlah hanya semua yang baik yang kami bawa pulang, jadi bekal untuk langkah kami selanjutnya. “ Begitu Pesan Romo Agus di akhir rekoleksi. (Elsye)

KKMK, Apaan sih?

Oleh : Elsye C


Dalam diri kaum muda mengalir darah muda. Darah muda selalu penuh semangat tinggi dan gelora yang menggebu, mencoba mencari jati diri dari realitas yang ada. KKMK adalah salah satu sarananya, ajang kreatifitas kaum muda yang menjadi nyata dalam setiap kegiatan-kegiatannya.


KKMK bukan kelompok eksklusif seperti yang sering disebut-sebut orang, KKMK adalah salah satu bentuk organisasi kategorial kaum muda yang bersifat universal. KKMK tidak memandang perbedaan suku, latar belakang atau jenis pekerjaan, Mulai dari supir, pegawai negeri, guru, operator produksi, wirausahawan sampai para professional di bidangnya, ada yang jadi auditor, akuntan, sekertaris, engineer dll. Bahkan yang masih mahasiswa pun ada juga. Dari suku Jawa, Sunda, Flores, Batak dan lain-lain semua ada di KKMK. Berbagai watak dan kepribadian tumpah ruah menjadi satu, memberi banyak warna untuk KKMK. Keanggotaan KKMK sekarang sekitar 40-50 orang yang berusia mulai dari 18 tahun- 40 tahun, pasangan-pasangan muda juga banyak yang masih aktif di KKMK. Visi Misi kita Profesionalisme, Spritualisme dan Pengembangan Kepribadian

Kegiatannya Ngapain saja?

Kegiatan KKMK terbagi dua, baik internal KKMK, seperti pertemuan rutin Selasa- Jumat, yang biasa diisi dengan BASAH (BincAng-bincang antar SAHabat) atau latihan koor. Kegiatan bulanan meliputi perayaan ulang tahun bersama dan pertemuan bulanan yang biasa diisi dengan Ibadat sabda bulanan yang juga dilakukan secara bergilir di rumah anggota KKMK. Ada juga ziarah, rekreasi bersama, olahraga dan lain-lain.

BASAH apaan itu ya?

BASAH itu BincAng-bincang antar SAHabat. Kita saling sharing, curhat, cerita apa saja sesuai dengan tema BASAH yang diangkat. Kita bisa ngomongin soal cinta, berpacaran, tips dan trik nambah PE-DE, ngomongin soal etika, suasana kerja de el el deh. Dijamin akan nambah banyak wawasan, nambah ilmu en nilai tambah tersendiri buat kepribadian kita. Aura kita akan makin terang jadinya :p

Kegiatan eksternal meliputi pelayanan sosial ke panti asuhan, membuat posko darurat untuk korban banjir, membagikan nasi bungkus untuk anak jalanan dan pemulung. Mengadakan seminar- seminar dengan mengangkat tema-tema yang dekat dengan dunia kaum muda, seperti Berteman, Berpacaran, Berkeluarga dalam Kristus, Bagaimana menghadapi Persaingan di Dunia Kerja, Motivation For Success dan lain-lain dengan menghadirkan pembicara-pembicara yang profesional di bidangnya.

Juga ikut aktif melayani gereja secara liturgi, melalui petugas koor, tatib, pembawa persembahan, pembaca mazmur juga menjadi anggota lektor-komentator gereja.

Nilai plusnya apa dibanding kegiatan lain?

Belajar buat jadi team EO (Even Organizer) yang handal. Kekompakan, kerja sama dan berlatih untuk menjadi seorang pemimpin dalam panitia-panitia kecil yang terbentuk. Kita selalu dirangsang untuk berkreasi, berkreasi dan berkreasi lewat ide-ide yang unik dan kreatif. Oya ada satu lagi, kita diajarin cara berwiraswasta yang baik lewat kegiatan – kegiatan bazaar KKMK.

Bagaimana Cara ikutan KKMK?

Datang saja setiap hari Selasa dan Jumat jam 20.00-21.30 WIB di depan aula gereja.

Cukup dikenakan biaya pendaftaran sebuah senyum persahabatan dan mengisi formulir KKMK dengan tinta special bernama semangat kebersamaan.

Apa Untungnya Ikutan KKMK?

1 Senang dong,daripada pulang kerja langsung pulang, lebih baik berbagi kebersamaan di KKMK

2 Kita dapat belajar banyak hal dari KKMK, meningkatkan kepribadian kita juga rasa percaya diri, kemampuan berorganisasi, berkomunikasi dan menjalin persahabatan dengan banyak orang yang memiliki karakter yang beraneka ragam. Ini kunci awal sukses dibidang pekerjaan apapun yang kita geluti lho :p

Masih mau tahu banyak lagi?udah datang aja deh, kita tunggu ya…………………………

(HUB: Nuli 08881826433, Kus 98094760 )