Kamis, 27 Maret 2008

Pharmacy for Non Pharmacy

Pharmacy for Non Pharmacy

Selasa, 19 Februari 2008, Aula St Arnoldus, Pukul 19.30-21.30

Oleh : Luis Handoko Tjahyadi, S.Farm.,Apt


“Namun perlu diingat bahwa obat dapat diibaratkan sebagai pisau bermata dua, yaitu apabila digunakan secara tepat akan membawa manfaat, sedangkan disisi lain dapat menjadi ‘racun’ bila pemakaiannya tidak tepat.”


Nah, trus gimana menyikapi ini?


Kritis terhadap obat, patuhi cara penggunaanya dan aturan dosisnya! Mengerti kandungannya dan apa manfaatnya untuk kita.

Obat merupakan salah satu penunjang kesehatan yang memakan biaya cukup besar dalam kehidupan kita. Dewasa ini hampir sebagian besar pengobatan penyakit yang dilakukan pada masyarakat tidak lepas dari penggunaan obat, baik yang diperoleh dari tenaga medis maupun yang dilakukan sendiri oleh masyarakat (self medication)


DEFINISI OBAT:

Senyawa kimia yang dapat mempengaruhi proses kehidupan atau lebih luas lagi adalah zat kimia yang digunakan makhluk hidup untuk tujuan pencegahan, diagnosis maupun pengobatan penyakit.


Pesan sang trainer yang perlu diingat:

· Karena itu saat minum obat, lebih baik gunakanlah air hangat. Bukan dengan air dingin, susu, teh, kopi dan sebagainya. Meminum obat dengan menggunakan pisang masih dapat dibenarkan.

· Sebenarnya saat kita mengkonsumsi obat, hal terpenting adalah bukan merek obat tersebut. Tapi perhatikanlah kandungannya. Jadi jika kita mengerti kandungannya kita tidak akan tergantung pada satu jenis merek obat saja. Jika merek obat langganan kita habis di apotik kita dapat membeli obat sejenis yang mereknya berbeda tetapi memiliki kandungan yang sama.”


Tentang dosis obat?

Perhatikan juga dosisnya. Jangan anggap sepele dosis kita minum obat. Dosis yang tepat akan mempercepat penyembuhan. Jika tidak tepat bisa mengakibatkan hal fatal untuk kita, karena obat adalah senyawa kimia.

Berhati-hati juga saat kita mengkonsumsi antibiotik, Antibiotik harus dihabiskan, Jika tidak maka efek sampingnya tentu saja tidak baik untuk tubuh kita. Tubuh kita akan resisten.

Jika kita sakit maka penyakit itu akan kebal dengan obat yang kita minum.


Diajarkan juga kepada kita, bagaimana cara membaca resep yang berisi banyak bahasa kedokteran, logo-logo jenis obat, jenis-jenis kandungan obat dan lainnya


Ya, setidaknya kita sudah belajar banyak hal berguna untuk kesehatan kita. Peserta juga sangat antusias bertanya pada sang trainer tentang pharmacy dan non pharmacy ini.



Minggu, 23 Maret 2008

SAMPAHKU BUKAN UNTUKMU”

Oleh : Agatha Nuli Hening Estuanie


Jumat siang tanggal 07 Maret 2008 sekitar pukul 13.00, KKMK bersama rombongan melaju dengan bus besar menuju Istana Bunga Lembang untuk mengikuti rekoleksi yang sudah 3 tahun berturut-turut dilaksanakan dalam masa Pra Paskah sebagai persiapan menyambut Paskah. Dan tema Rekoleksi yang diambil tahun ini berkaitan dengan tema APP yaitu “ SAMPAH KU BUKAN UNTUK MU “. Adapun sebagai pembimbing Rekoleksi adalah Romo Hendikus Meko, SVD.

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 17.00. Setelah pembagian kamar, kami semua berkumpul di aula tempat pertemuan. Diawali dengan pembukaan dari ketua panitia yaitu Aris Anggoro, kemudian Romo Hendrik mejelaskan rangkaian acara dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh peserta selama rekoleksi berlangsung. Sebagai awal acara, kami diharuskan membuat surat cinta yang isinya mengenai tujuan mengikuti rekoleksi ini.

Kami dibagi dalam 6 kelompok, yang nantinya akan melaksanakan diskusi kelompok dan kegiatan lainnya dalam satu kelompok dan juga pembagian tugas mencuci piring setiap selesai makan bergiliran setiap kelompok yang ada. Acara dilanjutkan dengan makan malam bersama dan sebelum kami semua pergi tidur, kami melakukan doa Completorium sebagai doa penutup hari.

Sabtu pagi kami semua berkumpul di halaman penginapan pukul 05.00 dengan udara yang sangat dingin. Kami diajak untuk menyatu bersama Tuhan dan alam, kami diajak untuk diam dalam suasana hening beberapa saat dan merasakan apa yang dirasakan oleh tubuh dan apa yang bisa didengarkan dari sekitar kita.

Kemudian kami semua diminta untuk mensharingkan apa yang kami rasakan dan dengarkan masing-masing. Semua dari kami mendengarkan suara air mengalir dan nyanyian binatang jangkrik yang indah. Tetapi kami memiliki kesan yang berbeda-beda. Yang kami dapat ambil kesimpulan adalah, TUHAN menciptakan semuanya indah dan teratur, seperti air yang mengalir dengan teratur dan tidak pernah berhenti.

Pemenungan di pagi hari itu dilanjutkan dengan misa pagi yang mana kami jarang sekali melakukan misa harian pagi, karena kami semua adalah pekerja yang sudah harus berangkat pagi-pagi menuju tempat pekerjaan kami masing-masing.

Ternyata, banyak hal yang indah yang dapat kita lihat dan rasakan ketika kita masuk dalam keheningan.

Selesai kami semua mandi dan dilanjutkan dengan sarapan bersama, dimulailah Session pertama yang dipimpin oleh Romo Hendrik.

Kami diajak untuk membaca Kitab Suci yaitu kitab Kejadian 1 : 1 s/d 31

Masing-masing kelompok memberikan kesan tentang bacaan tersebut yang berhubungan dengan Allah dan lingkungan.

Kesan yang diambil dari bacaan tersebut adalah :

  1. Tuhan menciptakan manusia sangat baik. Manusia diciptakan pada hari ke-6 dimana semuanya sudah terlebih dahulu diciptakan, TUHAN sudah menyediakan semuanya untuk manusia, sehingga manusia dapat memiliki tempat tinggal dan juga makanan. Tanpa ciptaan lain, manusia tidak dapat hidup.
  2. Manusia diciptakan setara dengan ALLAH, tetapi manusia merusak ciptaan TUHAN lainnya, seperti merusak lingkungan. Disini terlihat bahwa manusia adalah mahluk ciptaan yang serakah, terkadang tidak puas.
  3. TUHAN adalah kreatif, TUHAN meciptakan segala sesuatu tidak hanya untuk sesaat tetapi untuk jangka panjang dan ada keseimbangan ( ada atas, ada bawah dst ). Ciptaan TUHAN sungguh indah, kalau kita merusaknya bagaimana kita bisa menikmati keindahannya ?.

Setelah peserta beristirahat sejenak untuk menikmati snack yang tersedia. Session selanjutanya yaitu “ MENYAPA LINGKUNGAN”. Peserta mendapat tugas per kelompok untuk melihat apa saja yang dialami dalam realitas yang kongkrit, yaitu dengan cara berjumpa dan menyapa sesama, melihat lingkungan yang berhubungan dengan sampah, untuk kemudian merasakan serta memberi kesan dan memikirkan apa yang sebaiknya/seharusnya dilakukan setelah melihat realitas yang ada.

Kami semua keluar dari penginapan dan pergi melihat-lihat lingkungan terdekat termasuk ke terminal dan pasar terdekat. Banyak yang bisa kami dapatkan, ada yang mengumpuli sampah-sampah yang berserakan, ada yang berkomunikasi dengan pedagang dan juga pemulung.

Dari hasil sharing siang itu terkesan bahwa tanaman dan pohon hanya penghias saja, tempat sampah sudah disediakan tetapi tidak digunakan. Maka harus ada kepekaan, kepedulian terhadap lingkugan serta menghargai dan memeliharanya.

Kita harus peduli, bahwa sampah adalah bagian dari diri kita, maka harus ada kesadaran akan sampah dan menaruh sampah pada tempatnya.

Untuk menumbuhkan kepedulian kita terhadap lingkungan, dengan berjumpa dan menyapa sesama manusia, terlihat bahwa banyak orang membutuhkan sapaan.

Sebenarnya SAMPAH yang paling berbahaya ada dalam diri kita adalah DOSA.

Kami diajak untuk membaca dan mensharingkan isi dari sabda ALLAH Kej 3 : 1-24 dan Gal 5 : 19-21

Untuk menghindari DOSA, kita jangan pernah berdialog dengan setan, yang disebut dosa adalah keinginan, kehendak dan niat yang tidak baik.

Perbuatan yang termasuk DOSA antara lain adalah percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dll.

Setelah sharing yang mengasikkan, pukul 18.30 kami semua masuk dalam keheningan kembali untuk melaksanakan doa jalan salib. Setelah makan malam bersama yang tetap dalam susasana hening, acara diteruskan dengan permenungan sebagai persiapan pengakuan dosa. Kami semua mengaku dosa secara bergiliran hingga waktu menunjukkan pukul 24.30, diakhiri dengan berkat dari Romo Hendik.

Keesokan paginya hari minggu, pukul 07.00 kami melakukan Ibadat Pagi bersama yang dilanjutkan dengan sarapan bersama.

Pukul 08.00 kembali Romo Hendrik memberikan session yang terakhir.

Sampah yang paling berbahaya ada dalam diri kita yaitu mental dan kebiasaan yang buruk. Yang pertama-tama harus dibuang dan dikelola, dibutuhkan bantuan dari Ilahi dan Roh Kudus..

Dalam Gal 5 :16-23 Obat penawar/vitamin datangnya dari ALLAH, buah-buah Roh adalah kasih, kelemah lembutan, damai sejahtera, kebaikan, sukacita, kesabaran, penguasaan diri dan kemurahan. Semua itu dapat kita lakukan jika hidup kita dipimpin oleh Roh.

Dalam Kis 2 mengenai PENTAKOSTA, diceritakan bahwa Roh Kudus turun atas para Rasul. Setelah Yesus naik ke surga, para Rasul berkumpul dan berdoa supaya TUHAN mengirimkan Roh kudus.

Dalam Luk 11 : 1 – 13. Kita tidak sadar bahwa kita menyimpan sampah secara pelan-pelan yang nantinya akan membusuk. Unutk mendapatkan Roh kudus, kita harus berdoa dan memintanya terus-menerus.

Dalam Surat R. Paulus 8 : Hidup dalam Roh, maka kita akan hidup, tetapi jika kita hidup dalam daging, maka kita akan mati karena tidak berkenan pada ALAH berarti hidup dalam setan. Supaya hidup kita berkenan pada ALLAH, yang dapat kita lakukan adalah : Jalan Salib, membaca kitab suci, berdoa, melatih rohani.

Hidup yang dipimpin oleh ROH adalah anak-anak ALAH, yang bisa menumbuhkan adalah Roh Tuhan sendiri.

Terakhir Romo Hendik memberikan ungkapan tobat kita untuk perduli terhadap lingkungan hidup kita :

1. Lingkungan hidup tempat tinggal dan kerja

Lingkungan paling dekat : kamar tidur

- Penataan kamar yang bersih dan rapih

- Penataan pakian, perlengkapan mandi dsb

Lingkungan yang agak luas : rumah, kost dll

- Ruang tamu, dapur yang bersih

- Halam rumah ynag bersih

- Jalanan dan selokan di depan rumah

- Tanaman, tumbuhan

Lingkungan luar : kantor

- Penataan yang rapih dan bersih

- Peralatan, perlengkapan kantor

2. Lingkungan hidup sesama manusia

Lingkungan paling dekat : orang tua, keluarga

- Perhatian kita kepada orang tua, kakak, adik

Lingkungan agak luar : tetangga, RT, RW

- Komunikasi dan relasi kita dengan tetangga

- Keterlibatan dalam kegiatan RT/RW

3. Lingkungan hidup paling intim : diri sendiri

- Mencintai diri secara benar : mengatur hidup jangan hanya senang / tidak senang

- Memupuk kehidupan iman/rohani terus menerus dengan doa pribadi terus menerus

-

Kegiatan Rekoleksi KKMK ditutup dengan misa kudus. Kami semua senang dan gembira mengikuti Rekoleksi ini.

Sampai jumpa dalam Rekoleksi KKMK yang mendatang.

Minggu, 03 Februari 2008

How To Deal With Other People?


TOP INTIP 18 Januari 207 (Aula St. Arnoldus, Bekasi, Pukul 20.00-21.30 WIB)

Pembicara : Luis Handoko, Trainer dari Pertiwi Agung


Beberapa waktu yang lalu saya pernah mendapat email dari Pak Anang, (anggota milis Paroki St Arnoldus) tentang catatan di HUT KKMK yang ke-12. KKMK adalah Kelompok Karyawan Muda Katolik. Beliau mengatakan katanya sulit untuk menemukan kekhasan di KKMK yang membedakan dengan kategorial lainnya (Mudika, Wanita Katolik, BIR dll). TOP INTIP ala KKMK yang merupakan kegiatan bulanan KKMK mungkin dapat menjadi salah satu JAWABANNYA!


TOP INTIP (TOP INFORMASI DAN TIPS) yang diadakan pada 18 Januari 2007 di aula St Arnoldus, Bekasi, Pukul 20.00-21.30 WIB merupakan TOP INTIPS PERDANA di kepengurusan KKMK tahun ini. TOP INTIPS kali ini hendak mengintip “How To Deal With Other People?” Bagaimana lebih mengenal diri sendiri? Bagaimana cara efektif membangun relasi dan berkomunikasi dengan orang lain sesuai dengan tipe-tipenya?”

Tujuan dari TOP INTIP kali ini adalah membantu peserta lebih mengenali karakter dan tipe –tipe orang lain. Selain tentu saja mengenali kepribadiannya lebih dalam lagi. Diharapkan setelah dapat memahami dan mengerti apa saja yang harus dilakukan dan dihindari saat berhadapan dengan orang lain yang sangat unik. Kita dapat lebih berhasil menjalin komunikasi efektif dan “How to deal with other people?” bukan lagi sebuah pertanyaan sulit. Semoga! Konflik-konflik yang terjadi saat ini, menurutku adalah dampak ketidakmampuan manusia untuk menghadapi orang lain dengan tepat.

“Yuk, supaya lebih santai, saya mau kalian duduk membentuk huruf V. Sayap kiri diisi oleh peserta perempuan dan sayap kanan diisi oleh peserta laki-laki.!” ujar Luis yang menjadi pembicara.


Lalu Luis dengan in focusnya menyuguhkan beberapa gambar menarik yang cukup menantang dan menggelitik hati. Gambar-gambar biasa yang sangat mungkin dipresentasikan dengan seseuatu yang agak berbau pornografi. Nah, di sinilah terlihat jelas bahwa kaum laki-laki sangat cepat mengasosiasikan sebuah gambar ke arah yang mengarah kesana. Sebuah permainan berhitung pun ikut memanaskan aula lama itu. Acara pembukaan yang cukup menarik dan mencairkan suasana menjadi lebih segar dan cukup membuat rasa ingin tahu peserta menjadi lebih lagi. Luis membagikan kuesioner untuk diisi kepada setiap peserta untuk menggali lebih dalam lagi termasuk tipe apakah kita ini? Apakah D, I, S atau C?


Setiap orang terpengaruh dan termotivasi dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang melalui:

ü Penjelasan yang logis dan rasional

ü Paksaan

ü Dukungan, dll


Karena itu cara yang dipakai untuk menghadapi tiap orang tentu saja tidak sama. Pendekatan yang kita pakai terhadap satu orang belum tentu dapat kita gunakan juga kepada orang lain. Menghadapi Bos kita yang termasuk tipe orang D (Dominan) akan sangat berbeda saat kita menghadapi klien kita yang termasuk tipe orang C. Menghadapi pacar kita yang bertipe I juga akan berbeda saat kita menghadapi saudara kita yang bertipe S.


“Lho kok ada 4 huruf, Penasaran dengan D-I-S-C? Yuk kita berkenalan:

  1. Tipe D (Dominan) orang dengan tipe ini lebih cenderung mengutamakan tantangan, tindakan segera, perubahan, profit. Mereka lebih bersikap dominan. Para pemimpin biasanya cenderung merupakan tipe ini.
  2. Tipe I (Influences) orang dengan tipe ini mengutamakan pengakuan, penghargaan, penampilan dan kebanggaan. Umumnya tipe orang ini sangat popular.
  3. Tipe S (Supportiveness) orang dengan tipe ini mengutamakan hubungan social, penerimaan, persahabatan, kekeluargaan. Mereka umumnya adalah para pengabdi masyarakat dan berjiwa sosial tinggi.
  4. Tipe C(Conscientiousness) orang dengan tipe ini mengutamakan keteraturan,kesempurnaan, ketepatan, ketelitian,informatif. Para akuntan, pekerja laboratorium, peneliti umumnya merupakan tipe ini.


“Apakah mungkin satu orang itu berkarakter mutlak D, I, S, atau C?”
ujar seorang peserta.

Jawabannya adalah tidak mutlak. Setiap orang pasti memiliki keempat karakter itu, hanya saja pasti ada yang menjadi kecenderungan. Apakah dia cenderung bertipe D, I, S atau C? atau malah kombinasi antara D dan I misalnya?


“Lalu bagaimana tips-tips nya menghadapi tipe –tipe orang tersebut?Kita harus gimana? Dan apa saja yang seharusnya kita hindari?”


Tips menghadapi tipe orang D-Dominan:

Jelas, spesifik, ‘to the point’

Rapi (organized) dan siap dengan info/file terkait

Berfokus pada urusan bisnis

Kemukakan fakta secara logis

Mengajukan pertanyaan spesifik untuk memperjelas

Menangani masalah sesuai fakta yang ada

Memberikan ‘win-win’ solution

Memberikan pilihan solusi

Tapi jangan lakukan hal ini dalam menghadapi orang tipe D:

Tidak jelas, membuang waktu mereka

Terlihat tidak siap dan rapi (unorganized)

Ngobrol, membicarakan gosip

Mengaburkan masalah

Mengajukan pertanyaan retorik yang tidak perlu

Menjadikannya masalah pribadi

Membuatnya pada posisi salah/kalah

Membuat keputusan untuk mereka

Tips menghadapi tipe orang I-Influences:

Memberikan kesempatan bersosialisasi (‘chit-chat’)

Berbicara tentang orang & keinginannya

Menanyakan pendapat mereka

Memberikan ide

Memberikan keterangan detail secara tertulis

Cepat dan menyenangkan (‘fun’)

Memberikan kesaksian (‘testimonial’)

Memberikan pujian, bonus, insentif

Tapi jangan lakukan hal ini dalam menghadapi orang tipe I:

To the point’, tidak berbasa-basi

Berfokus pada angka/fakta

Banyak merujuk pada aturan/prosedur

Membuat keputusan mengambang

Terlalu berorientasi bisnis

Menyepelekan

Menghabiskan waktu terlalu banyak

Tips menghadapi tipe orang S-Supportiveness

Memulai dengan komentar personal

Menunjukkan perhatian yang tulus

Mendengarkan dengan sabar

Menyodorkan solusi dengan hati-hati dan tidak mengancam

Bersikap informal

Menghindari komentar yang akan menyakitkan

Memberikan jaminan/dukungan pribadi

Memberikan waktu untuk berpikir

Tapi jangan lakukan hal ini dalam menghadapi orang tipe S:

Langsung pada urusan bisnis

Berfokus pada fakta semata

Memaksa respon/keputusan yang cepat

Mengancam

Bertindak cepat dan tiba-tiba

Banyak menginterupsi

Menjanjikan sesuatu yang sulit dipenuhi

Tips menghadapi tipe orang C- Conscientiousness

Siap dan rapi (organized)

Tidak berbelit-belit

Melihat segala aspek dari suatu masalah

Sampaikan secara detail, apa yang bisa dilakukan

Sepakati batas waktu dan ukuran pencapaian

Gunakan data dan fakta dari pihak-pihak berkompeten

Beri waktu untuk membuat keputusan

Beri ruang gerak (fleksibilitas) yang memadai

Tapi jangan lakukan hal ini dalam menghadapi orang tipe C:

Berantakan (disorganized)

Terlalu informal atau personal

Meminta keputusan yang cepat

Kabur atau mengambang

Terlalu banyak berjanji

Menggunakan emosi

Menyentuh mereka

Di akhir acara TOP INTIP kali ini juga dibagikan kuesioner apakah acara ini cukup mencapai tujuannya. Panitia di seksi SDM dan Profesi KKMK cukup berbesar hati karena dari hasil kuesioner yang dibagi tujuan ini dapat terpenuhi dan menjadi bekal berharga dalam berkomunikasi.

Rabu, 30 Januari 2008

Susunan BPH KKMK 2008







MODERATOR : Romo Agustinus I Gede Ardhy Kurniawan, SVD

KETUA : Irmina Misti Ponangsari

WAKIL KETUA : Yustinus Tri Prasetyadi

SEKRETARIS I : Sriliasna

SEKRETARIS II : Lusi Eli Ambarwati

BENDAHARA : Sadwie Mulatsih


BIDANG I (KEROHANIAN DAN LITURGI)

Koordinator : Merti Christiani

BIDANG II (SIE HUMAS DAN INFORMASI)

Koordinator : Agatha Nuli Hening Estuanie

BIDANG III (SIE SDM DAN PROFESI)

Koordinator : Luis Handoko

BIDANG IV (SIE DANA)

Koordinator : Fransiskus Erwinka Bastian

BIDANG V (SIE SOSIAL DAN PEMERHATI)

Koordinator : Budi Mulyono

Rabu, 23 Januari 2008

Kisah Penuh Warna

Oleh: Elsye Christieyani

Matahari sudah tidak kelihatan lagi sinarnya. Dia sudah terlelap di peraduannya. Saat itu menunjukkan pukul 18.30 saat Romo Agus memberikan berkat penutup pada misa sore Sabtu itu. Hujan sudah reda. Menyisakan udara dingin dan basah pada halaman gereja. Beberapa wajah muda berbalutkan seragam batik merah marun tampak menghabur keluar dan saling berjabat tangan dan berciuman pipi mesra. Mengucapkan selamat pada BPH KKMK 2008 terpilih.

*********


Suasana di aula lama St Arnoldus menjadi hangat. KKMK memberi nyawa pada ruangan itu. Pada Misa Sabtu, 5 Januari 2008, sebuah babak baru di kepengurusan 2008 baru saja memulai startnya setelah Romo Agus yang sekaligus sebagai moderator KKMK St Arnoldus melantik beberapa sosok kaum muda terpilih. Kaum muda yang bisa dibilang sudah matang. Tapi tak mau terbuai begitu saja dengan kehidupan duniawi. Tak mau sekedar mengejar karir. Mereka ingin menyeimbangkannya. Mereka punya kerinduan untuk saling berbagi di dalam komunitasnya. Berharap dapat lebih mengembangkan diri dan menemukan kehangatan sebuah “rumah” untuk dapat saling berbagi lebih lagi. Kebanyakan dari mereka adalah perantau dari berbagai daerah. Mereka berasal dari latar belakang yang berbeda. Hanya keinginan untuk melayani, keinginan berbagi yang menyatukan mereka pada komunitas KKMK.


Kelompok Karyawan Muda Katolik yang kali ini diketuai oleh Irmina Misti Ponangsari ingin sekali tahun ini menjadi tahun pelayanan yang lebih baik.

Kegiatan KKMK di tahun ini meliputi:

  1. Latihan koor untuk melayani gereja di liturgi atau untuk mengisi acara-acara di luar gereja (Wedding dll)
  2. BASAH (Bincang-Bincang Antar Sahabat), ajang sharing en diskusi santai antar anggota dengan mengangkat berbagai tema menarik (Komunikasi, Cinta, Etika Kerja, Wirausaha dll)
  3. TOP INTIP (Top informasi dan Tips), mengupas banyak informasi dan tips-tips yang berguna untuk dunia muda.
  4. Pertemuan bulanan yang dilakukan secara bergilir di rumah anggota KKMK untuk menjalin keakraban
  5. Safari KKMK yaitu kunjungan KKMK ke lingkungan atau wilayah-wilayah untuk menjalin kekeluargaan dengan kaum muda di tiap lingkungan
  6. Rekoleksi, Retret
  7. Job Fair, Youth Camp, Olahraga, Touring
  8. Ulang tahun bersama. Acara ini rutin dilakukan sebulan sekali bagi setiap anggota KKMK sebagai wujud kepedulian dan perhatian.
  9. Bakti Sosial
  10. Bazaar KKMK dan masih banyak lagi rencana kegiatan di tahun ini

“KKMK bersama kita bisa” ujar Irmina, ketua baru KKMK yang baru saja dilantik saat memberi sambutan pada malam itu.


Selain memperluas relasi dengan teman-teman seiman yang terdiri dari beragam profesi, KKMK juga menjadi tempat yang sangat potensial untuk tempat belajar berorganisasi. Berdinamika bersama-sama untuk saling mengembangkan diri. Saling membantu dan melayani. Jangan khawatir buat yang belum bekerja, karena di KKMK sering ada info lowongan kerja.


Sebuah kebanggaan tersendiri, Mbak Irene selaku coordinator umum KKMKKAJ dan teamnya ikut menyemangati kami malam itu. Di awali dengan perkenalan disambung beberapa kata sambutan dan penjelasan tentang peran KKMKKAJ memberi suasana yang sungguh berbeda malam itu. “Salut untuk KKMK St Arnoldus yang makin bersinar di tahun yang ke-13! Dan untuk tahun 2009, KKMK KAJ akan pesta perak 25 tahun, yuk kita sukseskan acara ini” ujar Mbak Irene.


“Mari kita muaikan KKMK” sambung Pak Wakijo kemudian dalam sambutannya. Menarik dengan kata memuaikan yang dalam pelajaran IPA berarti membesarkan! Pak Wakijo mengajak agar kita bisa sama-sama membesarkan KKMK. Selain Pak Wakijo, Ibu Lupi Adriati selaku ketua Bidang Persekutuan juga hadir malam itu.


Lebih menarik lagi komentar Mas Agus Muryanto,”Target berapa pasang tahun ini?” Ya, tak ada yang tak mungkin bukan, jika sering bertemu lalu saling mengenal dan merasa saling cocok dan saling tertarik satu sama lain. Lalu berlanjut ke pelaminan. Who knows? Tidak hanya di KKMK tapi juga di organisasi manapun. Hal yang lumrah saja.


Aula lama itu juga menjadi saksi akan perhatian BPH KKMK St Arnoldus pada anggota-anggotanya yang berulang tahun di bulan Desember. Ya, mereka dapat banyak doa malam itu, banyak jabat tangan ucapan selamat! Masing-masing juga dapat souvenir cantik dari BPH.


Malam itu juga diberikan tanda penghargaan dan ucapan terima kasih kepada pengurus BPH KKMK 2007. Support dan dukungan masih dibutuhkan di kepengurusan kali ini. Terima kasih juga untuk Mas Sulis, Mbak Connie, Mas Agus yang merupakan alumni KKMK telah berkenan hadir memberi semangat untuk kami. Networking yang bagus dan terus terjalin punya arti sendiri untuk kami.


Jika tertarik gabung datang aja tiap Selasa dan Jumat Pukul 20.00-21.30

Hub : Nuli 08881826 433, Kus 98094760, Irmi 08129610995

Ga usah bawa apa-apa cukup bawa senyum saja he..he…..

Sabtu, 29 Desember 2007

Konser Koor KKMK di SPC Pancoran

oleh : Elsye Christieyani

Hari-hari berkejaran, waktu saling membalap. Aku pun jadi ikut berlari segera selesaikan banyak hal yang sudah menjadi rutinitasku. Supaya sebisa mungkin bisa ikutan koor en jadi lektornya natalan kelompok Panasonic Gobel. Yup KKMK Arnoldus diminta untuk ngisi koor dan mengatur semua liturgis Perayaan Natal Bersama Kelompok Gobel (PT Panasonic dan beberapa perusahaan lainnya yang termasuk dalam Kelompok Gobel)

Aku hanya sempat datang latihan sebanyak dua kali saja. Selasa dan Jumat sebelum hari H, Minggu 16 Desember 2007. Cukup terkesan dengan Luis yang baru beberapa bulan bergabung telah menjadi pelatih sekaligus dirigen koKooror KKMK Arnoldus. Bagus.....!!!Experience banget ngelatih ya he..he...


Setelah waktu merasa lelah karena detik-detik tak pernah berhenti berloncatan, akhirnya hari H itu datang juga. Minggu, 16 Desember 2007, pukul 06.45 WIB sebanyak 30 orang pendukung team koor dari KKMK St Arnoldus, meluncur menuju Gedung SPC di Gatot Subroto-Jakarta Selatan (Pancoran) dengan sebuah bus TNI AL dan sebuah mobil carry.


Pukul 07.30 WIB, kita akhirnya sampai di Gedung SPC itu, yang akan menjadi saksi paduan suara kita. Wajah-wajah cantik dan ganteng-ganteng berjalan tegap dan berbalutkan seragam batik merah marun memasuki ruangan yang akan menjadi tempat berlangsungnya acara Natal bersama Kelompok Gobel Panasonic. Ruangan itu cukup besar. Lebih besar dari gereja kita di St Arnoldus. Di belakang altar, dekorasinya sebuah goa besar dengan desain cantik, di sebelah kiri ada pohon natal yang tingginya 3 meter lebih juga dengan segala hiasan dan semua ornamen berwarna. Tirai-tirai di sekitar altar juga dipadu padan warna pastel lembut, pink, ungu muda dan putih. Cantik dan lembut menyiratkan terang natal yang damai di hati umatnya. Tanaman-tanaman hias dan hijau di bawah panggung memberi suasana segar.


Hujan gerimis menciptakan suasana yang lengang di gedung itu, bangku-bangku yang berjumlah 850 buah belum terisi penuh semuanya, meskipun waktu telah menunjukkan pukul 08.00 WIB. Tetapi kesibukan panitia terlihat jelas di semua sudut gedung itu. POKE ENTERPRISE yang jadi Even Organizernya loh....Ada yang sibuk siapkan drama natal, sibuk urus konsumsi, sibuk siapkan sinterklas dan hadiah2 natal untuk anak-anak, sound system, peralatan dan banyak lagi.


Pukul 09.30 Ibadah Natal dipimpin Romo Yosef dari Rawamangun dimulai. Semua mengalir dengan baik. Khotbah natal yang disampaikan juga sangat menarik, lewat cerita-cerita dan simbol membuat lebih berkesan di hati. Begitu juga dengan lagu-lagunya yang kami santap dan kunyah dengan pita suara kami, rahang vocal kami, olah mulut kami dan penjiwaan hati kami (seperti yang dipesankan Luis he..he..)


Selesai acara ibadah, ada satu kalimat penghiburan yang cukup menyenangkan di telinga kami " Kalo yang umat yang datang tadi tidak terlalu mengerti musik, kalian tidak hanya dinilai 100 tapi 150! Tapi jika yang datang tadi bener2 mengerti musik ya nilainya menjadi 70! Cukup baik" ujar Luis di balik panggung ketika acara selesai.
Ya, kami berusaha memberi yang terbaik, biar gak sia-sia sering pulang malam sampe jam 22.30 lewat jika latihan koor.


Kami juga cukup terhibur tampil narsis kemarin, jadi dancer heboh saat band nyanyi lagu-lagu riang Natal. Pengarah gayanya ya Sdr. Victor Soni dan Kus he..he.... Tertawa-tawa dan bercanda-canda luapkan sukacita kebersamaan di Natal Panasonic Gobel siang itu.


Jumat, 28 Desember 2007

ImpianKu Bersamamu

Oleh Ita Christin dan Sriliasna


Impianku bersama-Mu

Terindah, tersirat semakin dalam.

Tuhan mungkinkah aku mencintaiMu?

Awal ini …

Hari ini..

Jalan ini kutempuh..

Terbayang…

bila TUHAN terlambat kita agungkan…

Semua bisa jadi amarah dan murka yang tak bisa kita hadapi..

Tidak perlu itu..KAWAN..

Semua bisa dilewati cukup dengan mencintaiNya..seperti pada tema retreat KKMK pada bulan Maret kemarin..SANGGUPKAH AKU MENCINTAIMU???

Retreat yang indah ..baru, menyejukkan…

Tak terasa 3 hari … begitu cepat untuk mengenal teman dan saudara kami yang baru kami kenal, dari Jabotabek hingga Purwakarta..dan juga waktu yang sempit untuk mengenalmu lebih erat …

Di sertai dengan hidangan yang istimewa di antara rumput, daun, batu, pohon,

air, udara, tanah dan sebuah pelita yang ingin bersinar..

Dengan penghayatan diri yang amat dalam..

Belajar mengerti tentang dunia dan juga keinginan batin.

Sebuah cahaya hidup dengan mencintaiMu..

Berjuta harapan dan asa tertuju padaMu..

Dalam perjalanan memikul Salib..

jauh dan berkelok..

tanpa alas kaki dengan mata tertutup..

mencoba mengerti penderitaanMu mencintai kami

Doa doa dan angan selalu terucap dalam batin.

Hanya padaMu.

Banyak cerita indah..retreat yang tak bisa dilupa..teramat berkharisma..begitu banyak impian bersamamu..hingga waktu berakhir..SANGGUPKAH AKU MENCINTAIMU??

(J “Ita Christin” J)


Memasuki masa Prapaskah, bulan Maret yang lalu, KKMK St. Arnoldus mengadakan Retret untuk dapat lebih merefleksikan diri. Retret ini diketuai oleh Saudara Masdarina Hutajulu di Wisma Mekar Raya-Cisarua Bogor yang dilaksanakan 3 hari 2 malam pada hari Sabtu s/d Senin tanggal 17 – 19 Maret 2007. Romo Pungki Setiawan SVD sebagai pembimbing rohani dan Ibu Scolastica Lupi Adriati sebagai Ketua Bidang Persekutuan, ikut hadir mendukung acara ini. Peserta berasal dari beberapa Paroki yaitu Paroki St. Ana, Hati Kudus Kramat, St. Stela Maris, St. Paskalis, Paroki Salvator dan St. Arnoldus sendiri yang merupakan panitia retret ini. Jumlah peserta kurang lebih berjumlah sekitar 60 orang.

Sabtu, 17 Maret 2007 “I have been Loved”

Rombongan berangkat dari lapangan parkir St. Arnoldus pukul 17.00 dan tiba di lokasi pukul 21.30 WIB. Setelah bersantap seadanya, acara dimulai dengan perkenalan dan pembagian kelompok yang dikemas menarik dalam berbagai ice breaking yang menyegarkan. Setelah itu, peserta diajak untuk masuk ke session permenungan pribadi tentang Allah yang maha cinta dan dilanjutkan dengan ibadat malam dalam bentuk Kompletorium. Peserta mengikuti dengan penuh semangat dan khusuk walau dalam kondisi lelah dan ngantuk. Sakramen Rekonsiliasi pun ditawarkan bagi rekan-rekan yang ingin mengaku dosa.


Minggu, 18 Maret 2007, “He Love Me, I Will Love Him”

“He Love Me, I will Love Him” merupakan tema hari ke dua retret yang diawali dengan Sakramen Ekaristi pada pukul 06.30 WIB yang dilanjutkan dengan sarapan pagi. Sesi pertama pada hari itu bertajuk In The River of Life”, yang dibuka dengan penuturan pengalaman hidup Ibu Lupi dari masa kanak-kanak hingga sekarang dimana beliau menyerahkan segala perjalanan hidupnya kedalam tangan Tuhan. Selanjutnya Romo memberikan ilustrasi dan pertanyaan: “Temukanlah ± 10 peristiwa hidup (mengesankan, menggembirakan atau menyedihkan) dimana Tuhan campur tangan dan apa alasan Tuhan campur tangan dalam peristiwa itu?” Pertanyaan itu sebagai bahan refleksi dan permenungan pribadi dimana peserta dituntun untuk merenungkan peristiwa-peristiwa yang telah dilalui dari masa kecil hingga saat ini yang kemudian di-share-kan dalam kelompok kecil dan dibantu dengan bacaan panduan dari Kitab Kejadian..Sesi ke dua dimulai pukul 11:45 WIB dengan tajuk “Dipanggil untuk Mencintai”. Dalam hal ini prosesnya pun sama dengan sesi pertama bahwa peserta diarahkan dengan ilustrasi dan pertanyaan juga bacaan penuntun untuk perenungan pribadi dari 1 Kor 13:1-2, Mat 4:18-22, Mar 1:16-20 dan Luk 5:1-11.Disini peserta berusaha menggali kualifikasi dan potensi yang dimiliki bila ingin mengajukan lamaran kepada Tuhan dan criteria apa yang diterapkan Tuhan untuk menjadi karyawanNya.Setelah selesai persiapan pribadi, pukul 15.30 dilanjutkan dengan acara Xpressi dimana setiap kelompok menyumbangkan satu atraksi. Disini dapat dilihat kebolehan dan bakat para kaum muda dalam mengekspresikan diri mereka yang bisa diacungi jempol.Setelah sejenak dihibur dengan atraksi dalam Xpressi, acara dilanjutkan dengan sesi ke tiga yaitu”Menjawab Panggilan Allah dengan Iman yang Mengubah Dunia”. Retret hari ke dua ditutup dengan Jalan Salib dan Pembasuhan Kaki yang dilakukan per kelompok.


Senin, 19 Maret 2007,
"To Love or Not To Love"

Hari terakhir yang bertema “2 Love or Not 2 Love” yang diawali dengan Doa Semesta yang ditutup dengan Ekaristi Pengutusan dimana disebutkan niat-niat peserta kedepan dan terakhir evaluasi, pesan dan kesan untuk retret yang diselenggarakan. Walau masih banyak kekurangan namun ada beberapa hal yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh dari retret ini yaitu selain menambah kedekatan dan kebersamaan, kita juga memiliki lebih banyak waktu untuk merenung dan merefleksikan diri. Mendengarkan suara-suara Tuhan melalui suara-suara benda yang berada di alam sekitar termasuk suara Tuhan dalam setiap session yang telah dilalui bersama. Semoga apa yang didapat dalam retret ini hendaknya tidak hanya disimpan sendiri tapi dapat dibagi-bagikan dalam bentuk karya nyata.

(by Sriliasna)